Pangkalan Bun – Sabtu (25/5) Sehubungan dengan Surat Edaran Menteri Hukum dan HAM RI Nomor : M.HH-01.PK.02.10.01 Tahun 2019 tentang Penanganan Gangguan Keamanan dan Ketertiban (Kamtib) pada Lembaga Pemasyarakatan/Rumah Tahanan dan Surat Edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor : PAS-501.PK.02.10.03 Tahun 2019 tentang Pencegahan Gangguan Keamanan dan Ketertiban pada Lapas dan Rutan, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pangkalan Bun, Kasi Binadik serta Kasi Kamtib memberikan pengarahan kepada Tahanan Pendamping di Ruang Kunjungan Lapas Pangkalan Bun.
Tahanan Pendamping atau yang sering disebut Tamping tersebut adalah Warga Binaan Lapas/Rutan yang mempunyai kelakuan baik dan bisa menjadi panutan bagi Warga Binaan lainnya.
Dalam kesempatan itu, Kusnan selaku Kalapas Pangkalan Bun melakukan dialog ataupun tanya jawab kepada para Tamping agar dapat membantu Keamanan dan Ketertiban di Lapas demi terciptanya suasana yang aman dan kondusif. “Besar harapan saya kepada Anda semua agar senantiasa dapat membantu kami dalam hal menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan puasa ini. Saya menghimbau setiap ada permasalahan agar jangan segan menyampaikan kepada Petugas bila perlu sampaikan langsung ke saya”. Ucap Kusnan
Setelah berdialog dengan Tamping, Kalapas beserta Jajaran langsung menuju Blok Narkoba (Anggrek). Disana ia juga memberikan pengarahan dan himbauan dengan cara bertatap muka langsung dengan seluruh Warga Binaan.
“Saya harap kalian disini bersih dan bebas dari Narkoba!!! Jangan sekali-kali bermain dengan yang sifatnya mengganggu keamanan di Lapas kita ini. Taati peraturan yang ada agar tidak ada kendala saat pengurusan CB, PB maupun Remisi. Untuk mendapatkan itu semua sama sekali tidak dipungut biaya, semua dilakukan karena kelakuan baik anda dan bisa menjadi panutan untuk Warga Binaan lainnya”. Cetusnya.
Dalam kesempatan lain, Kalapas dan Warga Binaan juga berbincang tentang bagaimana rasa masakan yang ada di Lapas dan kendala-kendala lain. Sebagian besar dari mereka menjawab tidak ada masalah dengan rasa masakan dan pelayanan lainnya disini melainkan yang menjadi masalah adalah rasa Rindu bertemu Keluarga terlebih lagi dalam suasana menyambut Hari Raya Idul Fitri.
Akhir kata, Kalapas memberikan himbauan kepada Warga Binaan blok Anggrek untuk tidak terlibat peredaran Narkoba atau menjadi Provokator bagi Warga Binaan yang lain demi terciptanya Lapas Pangkalan Bun yang aman dan kondusif serta terhindar dari berita Hoax agar Program Pembinaan dapat berjalan dengan baik dan lancar.
Kontributor :


